HomePestisida Ancam Kepunahan Ekosistem Perikanan Aceh
Pestisida Ancam Kepunahan Ekosistem Perikanan Aceh
Selasa, 14 Juli 20150
komentar
Ikan Air Tawar di Sawah
Citizen6, Langsa: Sejak dahulu salah satu mata
pencaharian masyarakat Kota Langsa tepatnya pada Kecamatan Langsa Timur
yaitu sektor perikanan atau Mina Padi. Adapun komoditas ikan air tawar
yang menjadi sumber pangan dan pencaharian dilahan pertanian ini
diantaranya ikan Gabus (Channa striata), ikan Lele (Clarias bhatracus),
ikan Sepat Siam (Trichogaster pectoralis), dan ikan Betik (Anabas
testudineus).
Sekitar 2008 terjadi maraknya penyebaran hama
keong mas (Pomacea canaliculata) diseputaran lahan pertanian Kota Langsa
tepatnya di Langsa Timur, dari Desa Alue Pineng hingga Buket Meutuah.
Para petani melakukan penangulangan hama dengan menggunakan pestisida
khususnya untuk pembasmian hama keong mas.
Penggunaan pestisida
untuk membasmi keong mas memang berefek positif untuk lahan pertanian.
Persentase penggunaan pestisida pembasmi keong Mas bisa di katakan 60%
berhasil, akan tetapi efek negatif dari penggunaan pestisida terhadap
biota air khususnya ikan. Karena efek penggunaan pestisida menyebabkan
kepunahan bagi biota air tersebut, hal ini berdasarkan pengamatan
peneliti sejak 2008. Tanda-tanda kepunahan sudah terlihat sekarang pada
2013, hal ini dibuktikan dengan berkurangnya minat masyarakat mencari
ikan. Salah satu alasan masyarakat adalah, "Karena tidak adanya ikan,
jika ada hanya 1 atau 2 ekor jika dipancing."
Dahulu sebelum
peristiwa yang terjadi pada 2008, banyak masyarakat berbondong-bondong
untuk mencari ikan di lahan persawahan tapi realita yang terjadi
sekarang malah sebaliknya. Masyarakat sudah melakukan usaha pelestarian
dengan cara membudidayakan ikan dilahan pertanian dengan inisiatif
membuat kolam diseputaran lahan pertanian, tetapi kerja keras mereka
nihil. Hal ini dikarenakan pemberian pestisida yang berlebihan pada saat
pembasmian keong Mas, merusak kualitas air jika kualitas air sudah
rusak maka biota yang dipelihara justru akan mati juga.
Masyarakat
berharap pemerintah yang bergerak di bidang perikanan dan pertanian
Aceh khususnya Kota Langsa memperhatikan kasus ini. Sehingga pemakaian
pestisida alami dapat dibudayakan yang nantinya dapat mengurangi angka
kepunahan terhadap biota air khususnya ikan.
Selain itu salah
satu peneliti, Indar Wijaya juga menegaskan untuk menjaga keseimbangan
lingkungan hidup, "Nenek moyang sudah mewarisi isi alam buat kita,
semoga warisan ini bisa diwariskan kembali kepada anak cucu dimasa yang
akan datang. Tentunya dengan cara pelestarian dan menjaga lingkungan."
(Indar Wijaya/Syahputra)