Selamat datang di website pribadi saya

Nelayan Aceh Usulkan Nasionalisasi Pantang Melaot Penerapan kebijakan ini bisa melanggengkan kehidupan varietas biota laut.

Rabu, 15 Juli 20150 komentar

Kalangan Nelayan Tengah Tidak Melaut

 
MEULABOH-Tokoh pemangku adat laut Kabupaten Aceh Barat menyarankan pemerintah untuk menerapkan "hari pantang melaot" (hari larangan melaut). Tujuan penerapan ini adalah untuk menjaga kelestarian laut serta sumber daya alam di dalamnya.

"Banyak sekali hikmahnya 'pantang melaot' ini, salah satunya kita memberikan waktu jeda dalam setahun itu dua bulan lebih untuk ikan-ikan bertelur, kemudian sedikit menjaga dari tingginya aktivitas masyarakat nelayan yang dapat merusak terumbu karang," kata Panglima Laot Aceh Barat Amiruddin di Meulaboh, Senin (4/5).

Amirudin mengatakan, pengawasan secara intens belum tentu dapat maksimal menjaga kelestarian laut apabila sumber daya didalamnya tidak diberikan waktu jeda untuk berkembang. Di sisi lain, masyarakat nelayan umumnya hanya mengetahui bagaimana cara menangkap ikan-ikan dilaut dengan asumsi bahwa ikan itu ciptaan Tuhan yang tidak akan habis dikuras walaupun mengunakan alat tangkap tidak ramah lingkungan.

Karena dua hal ini, maka kebijakan larangan untuk melaut, selayaknya bisa diterapkan. 

"Bila 'pantang melaot' ini diterapkan pemerintah Indonesia tentunya terlaksana secara nsional bukan hanya di Aceh, artinya legalitas hukumnyapun akan kuat seiring dengan kebijakan kearifan lokal," imbuhnya.

Di Aceh, kebijakan ini sudah lama diterapkan. Setiap hari Jum'at, tiga hari lebaran Idul Fitri dan Idul Adha, hari kemerdekaan Republik Indonesia dan peringatan tsunami Aceh, larangan melaut diterapkan.

Bila diperhitungkan dari total hari pantangan melaut tersebut hanya sekitar 2,5 bulan dalam perhitungan satu tahun, waktu jeda ini diperkirakan sedikit efektif memberikan waktu kepada ikan untuk berkembang biak.
 
Share this article :
 
Support : Devi Ersa Putri | Creating Website | Disbudpar Aceh | Ersa Template | Pemko Langsa
Copyright © 2015. Devi Ersa Putri - All Rights Reserved
Template Created by Tourism Ambassador Modify by Devi Ersa Putri
Proudly powered by Devi Ersa Putri