* Pemkab Galus Minta Tambahan Penerbangan
BLANGKEJEREN - Jumlah pesawat penumpang Susi Air dari Bandara
Senubung, Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues (Galus) tujuan Medan dan
Banda Aceh membludak dalam beberapa hari terakhir ini. Pemkab Galus
langsung meminta maskapai itu untuk menambahkan jadwal penerbangan,
sehingga tidak ada calon penumpang yang terlantar.
Pemanfaatan layanan penerbangan terhadap warga Galus itu tidak
terlepas dari kebijakan Bupati Ibnu Hasim yang menggratiskan tiket dari
Galus, tetapi tidak ada dari Medan atau juga Banda Aceh. Program itu
direncanakan akan berakhir pada 13 Agustus 2015 mendatang, sebagai
bagian dari sosialisi bandara yang telah rampung dibangun.
Penerbangan perdana untuk melayani rute Blangkejeren-Medan dan Banda
Aceh dimulai pada 13 2015 Juni lalu dan tepat 13 Agustus berakhir.
Kepala Dinas Perhubungan dan Infokom Galus, Muhammad Ali SH, kepada
Serambi, Jumat (31/7) mengakui jumlah penumpang pesawat Susi Air dari
Blangkejeren ke Medan dan Banda Aceh terus meningkat, terutama tujuan
dari Blangkejeren.
“Membludaknya jumlah penumpang tidak terlepas dari gratisnya tiket
dari Blangkejeren, tetapi harus dibuktikan seusai kebijakan itu
berakhir,” jelasnya. Dia mengungkapkan telah meminta maskapai Susi Air
untuk menambah jadwal penerbangan, karena dua kali sepekan, setiap hari
Kamis dan Sabtu sudah tidak memadai lagi.
Dia menyatakan pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan pihak
Susi Air untuk penambahan penerbangan, baik ke Medan dengan tarif tiket
Rp 197.500 dan Banda Aceh Rp 265.700/penumpang. Dikatakan, tarif yang
ditetapkan telah mendapat subsidi dari pemerintah, sehingga dapat
dijangkau seluruh lapisan masyarakat.
Seperti dilansir sebelumnya, Pemkab Galus menggratiskan ongkos
penumpang pesawat Susi Air dari Blangkejeren tujuan Medan dan Banda Aceh
selama dua bulan. Hal itu hanya berlaku bagi penumpang yang
beralamatkan dan berkedudukan di Kabupaten Galus serta sesuai dengan
KTP.
Sebagaimana diketahui, transportasi udara melalui penerbangan
pesawat Susi Air yang melayani rute Blangkejeren tujuan Banda Aceh
dengan jadwal dua kali dalam seminggu, setiap hari Kamis dan Sabtu.
Bupati Galus Ibnu Hasim, kepada Serambi, Jumat (12/6) menyatakan
pihaknya berupaya mengratiskan ongkos pesawat Susi Air selama dua bulan
Namun ongkos yang digratiskan itu hanya berlaku bagi penumpang yang
berangkat dari Blangkejeren ke Banda Aceh dan Medan. Dia menyatakan
untuk ongkos balik ke Galus harus tetap dibayar sesuai tarif tiket.
“Langkah tersebut sebagai ajang promosi sampai penumpang membludak
suatu saat, tentu jadwal penerbangan juga bisa ditambah menjadi tiga
kali atau empat kali dalam semingggu,” kata Bupati Ibnu Hasim.
Sementara, Susi Air mulai beroperasi melayani jalur
Blangkejeren-Banda Aceh dan Medan melalui penerbangan perdana dimulai
dari Medan menuju bandara Sinubung, pada Rabu (10/6) dengan membawa 12
penumpang, termasuk pilot dan kru pesawat.
Bupati Ibnu Hasim bersama unsur Muspida plus dan para kepala SKPK
menyambut para penumpang saat turun di bandara. Ibnu Hasim sempat
menyatakan dengan adanya penerbangan komersil ini, maka urusan
masyarakat dean pemerintah bisa cepat, karena tidak lagi harus
menghabiskan waktu lama dalam perjalanan darat.(c40)