| Dr Suseno Sukoyono. (Foto: deny/malangtimes)
MALANGTIMES – Seminar Expo Perikanan Mahasiswa Nasional (Expimnas) yang digelar Himpunan Mahasiswa Perikanan Indonesia
(Himakpikani) mengundang Kepala Badan Pengembangan SDM Kelautan dan
Perikanan (BPSDM KP) Kementrian Kelautan dan Perikanan (KKP), Dr Suseno
Sukoyono, di Gedung Samantha Krida, Universitas Brawijaya Malang.
Dengan tema “Kelautan dan Perikanan sebagai Leading Sektor Pembangunan Perekonomian Nasional”, sebagai negara maritim, Indonesia
mempunyai posisi strategis, yang secara ekonomi menguntungkan dan
wilayah laut yang dilewati kapal perdagangan seluruh dunia, dengan
volume perdagangan mencapai 45%.
Itulah sebabnya Indonesia mempunyai kesempatan menjadi poros maritim dunia.
Menurut data Food and Agriculture Organizatiob (FAO), Indonesia menempati peringkat kedua setelah Tiongkok dan Amerika, menyusul di peringkat ketiga dalam hal produksi perikanan di dunia.
Potensi Indonesia
pertahunnya meliputi perikanan tangkap US$ 15,1 miliar, budidaya laut
US$ 46,7 miliar, perairan US$ 1,1 miliar, budidaya tambak US$ 10 miliar,
budidaya air tawar US$ 5,2 miliar, dan bioteknologi kelautan US$ 4
miliar.
Dengan
potensi kekayaan alam, terutama bidang kelautan dan perikanan yang
sangat tinggi, Suseno mengatakan, pengembangan SDM sangat penting.
“Salah satu dari 12 pilar yang dinilai adalah pendidikan tinggi dan pelatihan,” ujarnya, saat membawakan materi. (der)
|